Kelenjar Thyroid
Glandula tyroid terbentuk pertama kali berupa proliferasi epithel pada dasar pharinx, diantara tuberculum impar (bakal lidah) dan Copula (bakal radiks lingua), pada titik yang dikenal sebagai Foramen caecum lingua. Selanjutnya tiroid akan turun sebagai divertikulum bilobus. Selama migrasi glandula tyroid masih berhubungan dengan lidah melalui Duktus Thyroglossus. Pada pertumbuhan selanjutnya glandula ini akan turun di depan os hyoid dan kartilago larynx dan akhirnya sampai di depan trachea pada minggu ke-7. Kegagalan penutupan duktus tyroglossus menimbulkan kiste thyroglossus di dekat linea mediana leher dan paling banyak terdapat pada inferior corpus os hyoid.
Anatomi
Kelenjar tiroid berada di regio colli anterior dengan batas :
- m. Sternocleidomastoid
- m. Digastrikus
- Manubrium sterni
Kelenjar tiroid yang berada diluar regio ini disebut Tiroid Ektopik atau Struma Abberant
Kelenjar tyroid terdiri dari 2 lobus kanan dan kiri yang dihubungkan oleh isthmus dan lobus piramidalis. Masing-masing lobus mempunyai :
- Apex
- Basis
dan 3 permukaan :
1. Facies superficialis
Ditutupi oleh :
- m. Sternohyoideus
- m. Sternothyroideus
- Venter anterior m. Omohyoideus
2. Facies medialis
3. Facies posterolateralis.
Apex kelenjar tiroid mengarah ke cranio-dorsolateralis sampai sejauh linea oblique cartilago thyroid dimana berhungan erat dengan ligamentim suspensorium glandulae thyroidea yang disebut fascia visceralis colli ( fascia pretrachealis). Kartilago tiroid melekat pada trachea sehingga saat menelan tiroid ikut brgerak. Basis kelenjar mencapai cincin trachea ke V atau VI. Ukuran kelenjar kira-kira 25 gram.
Aliran darah berasal dari :
- a. Thyroidea superior adalah cabang a. Carotis externa atau a.communis
- a. Thyroidea Inferior adalah asal truncus thyreocervicalis
- a. Thyroidea Ima adalah cabang a.Anonyma atau arcus aorta
Aliran Vena terdiri :
- v. Thyroidea superior bermuara pada v. facialis / v. jugularis interna
- v. Thyroidea media bermuara pada v. jugularis interna
- v. Thyroidea inferior bermuara pada v. anonyma
Dengan adanya lig. Suspensorium glandullae thyroidea dan lig. Laterale glandula thyroidea (lig of Berry) , kelenjar thyroid akan mengikuti gerak larynx. Pembesaran kelenjar thyroid bila menekan trachea timbul sesak nafas, bila menekan n.reccurens laryngeus suara akan serak.
Fisiologi
Kelenjar tyroid menghasilkan Tiroksin (T4), bentuk aktifnya adalah tryodotironin (T3) yang berasal dari konversi hormon T4 di perifer dan sebagian kecil dibentuk langsung oleh kelenjar tiroid. Yodida inorganik diserap saluran cerna merupakan bahan baku hormon tiroid, bahan ini mengalami oksidasi menjadi organik yang selanjutnya menjadi bagian dari tirosin yang terdapat dalam tiroglobulin sebagai Monoyodotirosin (MIT) atau diyodotirosin (DIT). Senyawa ini menghasilkan T3 & T4 disimpan dalam koloid kelenjar tiroid. Dalam sirkulasi hormon tiroid terikat pada globulin dikenal dengan thyroid-binding globulin (TBG). Sekresi hormon thyroid dikendalikan oleh hormon Stimulating Hormon (TSH) yang dihasilkan lobus anterior kelenjar hypofise dan pelepasannya dipengaruhi oleh Thyrotropine Releasing Hormon (TRH). Kelenjar thyroid juga mengeluarkan kalsitonin dari sel parafolikuler, yang dapoat menurunkan kalsium serum berpengaruh pada tulang.
Kelainan pada kelenjar thyroid berupa :
1. Neoplasma
- Ganas
- Jinak
2. Non Neoplasma
- Struma
- Thyroiditis

