Arsip

Tag ‘Apendektomi Insidental’

Apendektomi Insidental

Komentar ditutup

Apendektomi insidental secara selektif pada penderita dengan resaiko tinggi untuk apendisitis atau nyeri kuadran kanan bawah mungkin memegang peranan.Apendektomi Insidental ialah Suatu tindakan apendektomi dengan tujuan sebagai propilaksis. Pelaksanaan apendektomi insidental merupakan hal yang kontroversial, mungkin sebaiknya tak perlu dilakukan pada sebagian besar penderita.

Apendektomi insidental pada histrektomi atau cholecystectomi tidak akan meningkatkan komplikasi, tetapi tidak akan meningkatkan efektifitas secara finansial (cost) jika ini meningkatkan charge pembedahan, sebab sebagian besar apendisitis terjadi pada penderita muda dan sebagian besar apendektomi insidental terjadi pada penderita tua, insidental apendektomi secara rutin mungkin tidak akan berpengaruh secara nyata terhadap pengurangan rawat inap karena apendisitis. Meskipun insidental apendektomi dikontra indikasikan pada kondisi-kondisi tertentu, penerapannya secara selektif pada penderita muda (misal 10 – 30 th) pada status kesehatan yang baik, tetapi beresiko apendisitis mungkin menguntungkan. Perempuan muda yang menderita keluhan pelvis berulang atau nyeri, mungkin menguntungkan untuk dilakukan insidetal apendektomi.

Insidental apendektomi saat insisi kanan bawah di lakukan untuk operasi-operasi seperti reduksi intususepsi, ini pada umumnya dipikirkan untuk mengurangi kebingungan bila jika terjadi nyeri kanan bawah di kemudian hari. Tidak ada trial sedara klinik yang mendukung yang berhubungan dengan aproach beyeleuf. Apendektomi insidental pada kondisi-kondisi tertentu seperti limpodenectomi secara radial perinatal untuk kanker testis atau groft vasculer, di kaitkan dengan konplikasi infeksi yang lebih tinggi sebaiknya dihindari. Pada studi dengan 4,5 kasus dengan insidental apendektomi pada 1910 anak yang mengalami nefrektomy karena williams  tumor, tidak ditemukan peningkatan komplikasi infeksi atau obstruksi post operasi pada penderita yang mengalami insidental apendektomi. Indikasi lain insidental apendektomi mungkin meliputi akut atau kronis di kuadran kanan bawah dimana apendisitis di temukan normal saat eksplorasi. Sebagai tambahan penderita dengan crohn’s desease yang merasa nyeri kuadran kanan bawah, saat dilakukan operasi eksplorasi pada umumnya cenderung di lakukan apendektomi untuk menghindari dilema diagnostik di masa yang akan datang. Menurut Tai Sugimoto (1987), secara cost sangat menguntungkan dilakukan dilakukan apendektomi incidental.

Appendektomi incidental masih kontrapersial untuk dilakukan, ada 4 indikasi untuk dilakukan appendektomi incidental menurut sabiston 2001:

  • nyeri perut kanan bawah yang terusmenerus
  • tumor williams
  • pada durante operasi ditemukan apendik, hiperenis, udema
Copy Protected by 's .