Home > Bedah Digesti > Maydl’s Hernia

Maydl’s Hernia

Adalah hernia yang berisi 2 loop usus yang berada dalam kantong hermia, sementara 1 loop yang lain masih tetap di dalam rongga abdomen loop-loop usus besar ini bersama-sama membentuk huruf W. Loop yang intra abdomen mungkin bisa menjadi gangren, sendiri  ataupun bersama-sama dengan loop yang berada di kantong hermia. Frekuensi terjadinya sama banyak antara usus besar dan usus kecil. Hernia ini jarang terjadi, hanya 0,6 % dari Inguinalis strangulata dan harus diperhatikan pada hernia yang besar dan berhubungan dengan nyeri abdomen.

Struktus iskhemik ini dapat menjadi obstruksi strangulasi ketika usus yang inkarserata tidak direseksi pada saat hernioraphy, walaupun usus tersebut kelihatan sehat. Penyempitan tubuler ataupun anuler biasanya terjadi pada ileum akibat fibrosis pada tempat iskhemik.Keadaan struktur ini dapat menimbulkan gejala berhari-hari atau bertahun-tahun setelah hernioraphy. Konstipasi, diare, penurunan berat badan merupakan gejala yang umum. Terapi pilihannya adalah reseksi dari segmen yang terlibat. Jika penjahitannya ceroboh pada ligasi tinggi kantong hernia kemungkinan akan mencederai usus yang mengakibatkan terbentuknya abses atau obstruksi usus.Terlepas dari pertanyaan loop usus itu sehat atau tidak selama manipulasi dari kantong, harus dilakukan laparatomi explorasi untuk diagnosis pasti. Di lain pihak trombosis mesenterik pada loop yang terlibat megakibatkan perforasi yang tertunda, meskipun usus kelihatan sehat pada prosedur yang biasa.

Pemahaman dengan jelas anatomi normal dan abnormal daerah inguinalis penting untuk memahami prinsip yang mendasari herniorafi inguinalis. Daerah tubuh ini merupakan salah satu daerah yang paling rumit anatominya, karena beberapa lapis dinding abdomen berbeda arah seratnya dan berakhir dalam lipat paha. Kita tidak boleh menjadi frustasi dalam usaha awal memahami gambaran anatomi daerah inguinalis, karena hanya setelah melihat dalam kamar operasi, seseorang dapat memahami secara penuh masalah yang rumit ini. Struktur anatomi yang ditemukan dalam daerah inguinalis.

Hernia Inguinalis Indirek

Hernia ini disebut juga Hernia Inguinalis Interalis, karena keluar dari rongga peritoneum melalui anulus inguinalis internus yang terletak lateral dari pembuluh epigastrika inferior, kemudian masuk ke dalam kanalis inguinalis dan jika cukup panjang menonjol keluar menonjol keluar dari anulus inguinalis eksterna  Apabila hernia ini berlanjut, tonjolan akan sampai ke scrotum disebut hernia scrotalis. Berbeda dengan hernia medialis yang langsung menonjol melalui segitiga Hasselbach. Pada pemeriksaan hernia lateralis, akan tampak tonjolan berbentuk lonjong sedangkan hernia medialis tonjolan berbentuk bulat.Bila isi hernia terjepit oleh cincin hernia disebut hernia Inkarserata atau hernia Strangulata. Hernia Inkarserata berarti isi kantong terperangkap tidak dapat kembali kedalam rongga abdomen disertai gangguan pasase. Secara klinis hernia inkarserata lebih dimaksudkan untuk hernia ireponibel dengan gangguan pasase, sedangkan gangguan vaskularisasi disebut hernia strangulata. Operasi darurat untuk hernia inkarserta merupakan operasi terbanyak nomor dua setelah operasi darurat untuk apendisitis. Selain itu hernia inkarserata merupakan penyebab astruksi usus nomor satu di Indonesia.

Etiologi

Faktor yang dipandang berperan kausal adalah adanya proses vaginalis yang terbuka, peninggian tekanan di dalam rongga abdomen dan kelemahan otot dinding perut karena usia.

Gambaran klinis hernia

Jenis Reporibel Nyeri Obstruksi Toksik
Reponibel + - - -
Ireponibel - - - -
Inkarserata - + + -
Strangulata - + + + ++

Diagnosis

Gejala/Tanda Obstruksi usus pada hernia inkarserata Nekrosis/gangren hernia strangulata
NyeriSuhu badan

Denyut nadi

Lekosit

Rangsang Peritoneum Sakit

KolikNormal

Normal/meninggi

Normal

-

sedang / berat

MenetapNormal / meninggi

Meninggi

Leukositasis

Jelas

Berat

Penanganan

Penanganan Maydl’s Hernia pada prinsipnya sama dengan hernia lainnya. Terapi pilihannya adalah laparatomi explorasi dan reseksi dari segmen usus yang terlibat.

Tehnik Operasi

Incisi median perdalam ldl sampai peritoneum. Peritoneum dibuka keluar cairan serous hemorhagis. Explorasi tampak 2 loop usus halus ± 60 cm kehitaman proximal dan distal dari loop berada di anulus inguinalis. Sistim usus dibebaskan dari kantong hernia tampak usus halus kehitaman ± 150 cm dari lig Treitz sepanjang 100 cm ke arah anal dengan jarak ± 3 cm dari ileosekal dan non viabel : diputuskan untuk reseksi anastomose ileoasendostomi end to end dan cek pasase lancar. Kemudian dilakukan herniorepair dari dalam cavum abdomen. Pasang drain intraperitoneal.

Tags: ,
Comments are closed.
Copy Protected by 's .